
MADRID – Santiago Bernabeu menjadi saksi lahirnya bintang baru pada laga pembuka tahun 2026. Di tengah absennya sang megabintang Kylian Mbappe, pemain muda didikan akademi, Gonzalo Garcia, mengambil panggung utama dengan torehan hat-trick spektakuler yang membawa Real Madrid menang telak 5-1 atas Real Betis, Minggu (4/1/2026) malam WIB.
Kemenangan ini bukan sekadar raihan tiga poin bagi pasukan Carlo Ancelotti. Hasil impresif ini mengirimkan pesan kuat ke Catalonia bahwa perburuan gelar juara LaLiga masih sangat terbuka. Tambahan poin penuh ini membuat Los Blancos kokoh di peringkat kedua dengan 45 poin dari 19 pertandingan, terus menempel ketat Barcelona yang memuncaki klasemen dengan selisih empat angka.
Babak Pertama: Dominasi yang Terukur
Real Betis sebenarnya mencoba mengambil inisiatif serangan sejak peluit pertama dibunyikan. Namun, kematangan lini tengah Madrid yang dikomandoi Fede Valverde dan Eduardo Camavinga membuat tim tamu kesulitan menembus sepertiga akhir pertahanan tuan rumah.
Peluang pertama datang dari kaki Valverde melalui sepakan jarak jauh yang ikonik, meski bola masih menyamping tipis dari gawang Alvaro Valles. Tekanan demi tekanan terus dilancarkan, termasuk tusukan maut Vinicius Junior yang hampir saja dikonversi menjadi gol oleh Camavinga jika Valles tidak melakukan sapuan heroik.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-21. Berawal dari skema bola mati yang dieksekusi dengan sempurna oleh Rodrygo, Gonzalo Garcia menunjukkan insting predatornya. Lolos dari pengawalan ketat bek Betis, Garcia menyambut bola di tiang jauh dengan tandukan tajam dari sudut sempit. Skor 1-0 ini bertahan hingga turun minum, meski Betis sempat mengancam lewat tendangan Nelson Deossa yang berubah arah setelah mengenai kaki pemain Madrid.
Babak Kedua: Panggung Sang “Canterano”
Memasuki babak kedua, intensitas permainan meningkat drastis. Real Madrid menunjukkan efektivitas serangan balik yang mematikan. Hanya lima menit setelah babak kedua dimulai, Gonzalo Garcia kembali mencatatkan namanya di papan skor. Proses gol ini terbilang kelas dunia: Garcia mengontrol umpan lambung jauh dari Valverde menggunakan dada, lalu tanpa membiarkan bola menyentuh tanah, ia melepaskan tembakan voli keras ke pojok bawah gawang. Bernabeu bergemuruh menyambut keunggulan 2-0.
Tak butuh waktu lama bagi Madrid untuk memberikan “pukulan KO”. Pada menit ke-56, giliran bek muda Raul Asencio yang unjuk gigi. Memanfaatkan umpan sepak pojok presisi dari Rodrygo, Asencio melompat paling tinggi untuk menghujamkan bola ke gawang Betis lewat sundulan maut.
Baca Juga:
Villa Park Berpesta: Magis John McGinn dan Rekor Kandang Unai Emery
Respon Betis dan Puncak Keajaiban Garcia
Real Betis sempat memberikan perlawanan dan memperkecil ketertinggalan menjadi 3-1 pada menit ke-66 melalui Cucho Hernandez. Memanfaatkan kelengahan lini belakang Madrid dalam mengantisipasi umpan terobosan panjang, Hernandez berhasil mengecoh Thibaut Courtois di dalam kotak penalti.
Namun, harapan Betis untuk bangkit seketika sirna oleh aksi magis Gonzalo Garcia pada menit ke-80. Melengkapi malam sempurnanya, Garcia mencetak gol ketiga alias hat-trick dengan cara yang sangat artistik. Menerima umpan silang rendah dari Arda Guler, Garcia melepaskan sontekan back-heel yang mengecoh seluruh barisan pertahanan lawan. Sebuah gol yang mengingatkan publik Madrid pada aksi-aksi jenius legenda mereka.
Pesta gol ditutup pada masa injury time oleh pemain pengganti Fran Garcia. Bek sayap ini melakukan overlap sempurna untuk menyambut crossing akurat Fede Valverde, memastikan laga berakhir dengan skor mencolok 5-1.
Statistik dan Dampak Klasemen
Secara statistik, Real Madrid memang layak menang besar. Mereka mencatatkan penguasaan bola sebesar 58% dengan total 18 tembakan, di mana 9 di antaranya mengarah tepat ke gawang. Sebaliknya, Real Betis yang kini tertahan di peringkat keenam dengan 28 poin, harus mengevaluasi barisan pertahanan mereka yang kerap kehilangan fokus pada situasi bola mati.
Susunan Pemain Utama:
- Real Madrid: Courtois; Carvajal, Ruediger, Asencio, Mendy; Valverde, Camavinga, Arda Guler; Rodrygo, Gonzalo Garcia, Vinicius Jr.
- Real Betis: Valles; Bellerin, Llorente, Natan, Perraud; Marc Roca, Deossa; Fornals, Losada, Abde; Cucho Hernandez.
Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Real Madrid sebelum memasuki jadwal padat di bulan Januari, termasuk kompetisi Liga Champions dan Copa del Rey. Bagi Gonzalo Garcia, tiga gol ini adalah pembuktian bahwa dirinya bukan sekadar pelapis, melainkan masa depan lini depan El Real.