Pemain Real Madrid merayakan kemenangan atas Atletico Madrid di semifinal Piala Super Spanyol 2026 di Arab Saudi

Selebrasi para pemain Real Madrid usai menyingkirkan Atletico Madrid dan memastikan tiket final Piala Super Spanyol di Arab Saudi.

JEDDAH – Panggung megah King Abdullah Sports City menjadi saksi bisu keperkasaan Real Madrid dalam tajuk Derby Madrileno yang sarat gengsi. Pada Jumat (9/1/2026) dini hari WIB, skuad asuhan Carlo Ancelotti berhasil mengandaskan perlawanan sengit Atletico Madrid dengan skor tipis 2-1 dalam semifinal Piala Super Spanyol.

Kemenangan ini bukan sekadar raihan tiga poin atau kelolosan biasa; ini adalah pernyataan tegas kekuatan Los Blancos yang kini bersiap menantang rival abadi mereka, Barcelona, di partai puncak. Duel “El Clasico” di partai final dipastikan akan membakar atmosfer sepak bola di Arab Saudi setelah sebelumnya Blaugrana melumat Athletic Bilbao dengan skor mencolok 5-0.

Kejutan Kilat Federico Valverde

Laga baru sejenak bergulir, penonton di stadion belum sempat duduk tenang ketika Federico Valverde menciptakan momen ajaib di menit ke-2. Berawal dari pelanggaran di area tengah lapangan, gelandang asal Uruguay tersebut mengambil inisiatif tendangan bebas cepat.

Bukannya melepaskan umpan lambung, Valverde justru melepaskan tembakan roket mendatar yang menghunjam pojok kanan gawang. Jan Oblak, yang biasanya tampil sigap, tampak terkejut dengan keputusan berani Valverde. Bola meluncur deras tanpa mampu dihalau, mengubah papan skor menjadi 1-0 untuk keunggulan Real Madrid. Gol kilat ini praktis merusak skema defensif yang telah disusun rapi oleh Diego Simeone.

Respons Atletico yang Terbentur Tembok Courtois

Tertinggal satu gol, Atletico Madrid tidak tinggal diam. Tim berjuluk Los Rojiblancos ini langsung meningkatkan intensitas serangan. Alexander Sorloth, yang menjadi ujung tombak, berkali-kali merepotkan barisan pertahanan Madrid yang digalang Antonio Rüdiger.

Peluang emas pertama Atletico datang melalui skema umpan silang akurat, namun sepakan Sorloth masih menyamping tipis di sisi gawang. Memasuki menit ke-32, Sorloth kembali mengancam lewat sundulan maut memanfaatkan umpan manis Alex Baena. Namun, di sinilah kelas dunia seorang Thibaut Courtois terlihat. Kiper asal Belgia itu melakukan penyelamatan akrobatik yang menggagalkan peluang tersebut.

Tekanan Atletico berlanjut di menit ke-39 lewat aksi individu Baena. Bola muntah hasil tepisan Courtois jatuh ke kaki Conor Gallagher, namun penyelesaian akhir gelandang asal Inggris itu masih belum menemui sasaran. Hingga peluit babak pertama dibunyikan, skor 1-0 tetap bertahan.

Baca Juga:

Real Madrid Lumat Real Betis 5-1, Ancaman Serius bagi Barcelona

Rodrygo Gandakan Keunggulan, Sorloth Beri Harapan

Memasuki babak kedua, Real Madrid menunjukkan efektivitas serangan balik mereka yang mematikan. Pada menit ke-55, Federico Valverde kembali menjadi aktor kunci. Ia mengirimkan umpan terobosan cerdik yang membelah lini tengah Atletico menuju Rodrygo Goes.

Pemain asal Brasil tersebut memamerkan kecepatan dan kontrol bola yang luar biasa, menyelinap di antara dua bek Atletico sebelum melepaskan tembakan mendatar yang menaklukkan Oblak untuk kedua kalinya. Skor 2-0 seolah akan mengakhiri perlawanan Atletico.

Namun, mentalitas pantang menyerah khas Simeone kembali terlihat. Hanya berselang tiga menit, tepatnya menit ke-58, Atletico memperkecil ketertinggalan. Giuliano Simeone yang bergerak bebas di sisi kanan melepaskan umpan silang melengkung ke tiang jauh. Alexander Sorloth memenangi duel udara dan menyundul bola dengan telak ke gawang Courtois. Skor berubah menjadi 2-1, menghidupkan kembali asa para pendukung Atletico.

Ketegangan di Menit Akhir dan Tiket Final

Sisa 30 menit pertandingan menjadi drama pertahanan bagi Real Madrid. Antoine Griezmann masuk membawa energi baru dan nyaris menyamakan kedudukan lewat tendangan voli keras. Lagi-lagi, Courtois menjadi pahlawan dengan refleks luar biasanya yang menepis bola keluar lapangan.

Meskipun Atletico terus mengepung, pertahanan disiplin Real Madrid gagal ditembus hingga wasit meniup peluit panjang. Skor 2-1 mengunci kemenangan Los Merengues.

Menuju El Clasico: Pertarungan Dua Kutub

Dengan hasil ini, final Piala Super Spanyol 2026 akan menyajikan duel yang paling dinanti dunia: Real Madrid vs Barcelona. Pertemuan ini dianggap sebagai final ideal, mengingat performa impresif Barcelona yang sehari sebelumnya menghancurkan Athletic Bilbao 5-0.

Dunia kini menanti, apakah strategi pragmatis nan efektif milik Ancelotti mampu meredam daya ledak lini serang Barcelona yang sedang haus gol? Satu yang pasti, Jeddah akan menjadi saksi sejarah siapa yang berhak mengangkat trofi pertama di tahun 2026 ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *