Liverpool vs Manchester City

LIVERPOOL – Mata dunia sepak bola akan tertuju pada Stadion Anfield akhir pekan ini. Bukan sekadar pertandingan biasa, duel antara Liverpool dan Manchester City pada Minggu (8/2/2026) malam WIB telah bermutasi menjadi partai “penebusan” bagi kedua raksasa Inggris tersebut. Di tengah dominasi Arsenal yang kian tak terkehendaki di puncak klasemen, baik The Reds maupun The Citizens kini membawa misi yang sangat berbeda namun sama-sama krusial.

Misi Kebangkitan Sang Tuan Rumah

Liverpool, di bawah asuhan Arne Slot, sedang berada dalam periode transisi yang menantang. Menjelang pekan ke-25 ini, Si Merah masih tertahan di peringkat keenam klasemen sementara Liga Inggris dengan koleksi 39 poin. Jarak yang cukup lebar dari empat besar membuat Anfield harus menjadi benteng yang tak boleh retak.

Arne Slot menyadari betul bahwa timnya tidak bisa lagi membuang poin jika ingin mengamankan tiket Liga Champions musim depan. “Kami tahu di mana posisi kami. Bermain melawan City di Anfield selalu spesial, dan kami butuh energi dari para penggemar lebih dari sebelumnya,” ujar Slot dalam sesi konferensi pers jelang laga.

Menariknya, sorotan tajam tertuju pada sang kapten, Virgil van Dijk. Dengan kontrak yang tersisa sekitar satu setengah tahun dan usia yang menginjak 34 tahun, isu regenerasi lini belakang Liverpool menjadi pembicaraan hangat. Meski begitu, Van Dijk tetap menjadi pilar tak tergantikan di jantung pertahanan untuk meredam serangan mematikan tim tamu.

Where to watch Liverpool vs Man City: Kick-off time and talkSPORT coverage for Premier League blockbuster | talkSPORT

City yang Terluka dan Perburuan Gelar

Di sisi lain, Manchester City datang ke Merseyside dengan luka yang cukup dalam. Tim asuhan Pep Guardiola yang biasanya tampil dominan, baru saja melewati periode sulit dengan hanya meraih satu kemenangan dari enam pertandingan terakhir mereka.

City saat ini duduk di peringkat kedua dengan 47 poin, tertinggal 6 angka di belakang pemuncak klasemen, Arsenal. Kekalahan di Anfield bisa berarti bencana bagi upaya mereka mempertahankan gelar juara. Pep Guardiola pun harus memutar otak, terutama mengenai kondisi lini serangnya.

Satu nama yang paling diperdebatkan adalah Erling Haaland. Meski Guardiola dengan tegas menyebutnya sebagai “striker terbaik di dunia,” keputusannya untuk mencadangkan Haaland di laga semifinal Piala Liga baru-baru ini memicu spekulasi. Apakah sang predator akan turun sejak menit awal di Anfield? Ataukah Guardiola menyiapkan taktik kejutan tanpa penyerang murni untuk membongkar pertahanan Liverpool?

Baca Juga

Havertz Jadi Pahlawan, Arsenal Segel Tiket Final Piala Liga

Statistik dan Adu Mekanik: Ekitike vs Haaland

Laga ini juga akan menyajikan duel individu yang sangat menarik. Di kubu tuan rumah, Hugo Ekitike tengah dalam performa panas setelah mencetak dua gol krusial di laga sebelumnya. Ekitike telah menjadi primadona baru di Anfield dengan catatan 10 gol musim ini.

Sementara itu, meskipun City sedang limbung, Erling Haaland tetaplah ancaman nyata dengan koleksi 20 golnya. Pertarungan antara fisik tangguh Van Dijk melawan ledakan kecepatan Haaland diprediksi akan menjadi kunci siapa yang akan tersenyum di akhir laga.

Secara historis, Anfield adalah tempat yang angker bagi Manchester City. Dalam 22 pertemuan terakhir di liga di stadion ini, City hanya mampu menang satu kali. Namun, statistik hanyalah angka di atas kertas ketika peluit dibunyikan di hadapan 54.000 penonton yang fanatik.

Kondisi Skuad dan Taktik

Berita baik datang bagi pendukung City karena Ruben Dias dikabarkan sudah siap kembali ke jantung pertahanan, sementara John Stones sudah mulai berlatih kembali. Namun, keraguan masih menyelimuti kondisi Bernardo Silva yang dikabarkan mengalami masalah kebugaran.

Di kubu Liverpool, Arne Slot kemungkinan besar akan kembali mengandalkan Mohamed Salah sebagai pengatur serangan sekaligus pemecah kebuntuan. Statistik menunjukkan Salah memiliki rekor keterlibatan gol yang luar biasa saat bermain di Anfield, dan pengalamannya sangat dibutuhkan dalam laga sebesar ini.

Prediksi Jalannya Pertandingan

Pertandingan ini diprediksi akan berjalan dengan intensitas tinggi sejak menit pertama. Liverpool kemungkinan besar akan menerapkan high pressing untuk memutus aliran bola City yang dipimpin oleh Kevin De Bruyne (jika fit) atau Rodri. Sementara itu, City akan mencoba mengontrol tempo permainan dan mencari celah melalui umpan-umpan pendek yang menjadi ciri khas mereka.

Hasil imbang mungkin terdengar adil bagi kedua tim, namun bagi Arsenal, itu adalah berita terbaik karena posisi mereka di puncak akan semakin aman. Baik Slot maupun Guardiola sama-sama membutuhkan tiga poin penuh untuk membuktikan bahwa mereka belum habis dalam persaingan papan atas.


Jadwal Pertandingan:

  • Laga: Liverpool vs Manchester City

  • Waktu: Minggu, 8 Februari 2026, Pukul 23.30 WIB

  • Tempat: Stadion Anfield, Liverpool

  • Siaran Langsung: Vidio / SCTV (pilihan)

Apakah Anfield akan tetap menjadi “kuburan” bagi tim-tim tamu, ataukah Manchester City akan berhasil mencuri poin penuh untuk terus menempel ketat Arsenal? Mari kita saksikan drama 90 menit yang akan menggetarkan jagat sepak bola Inggris ini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *