MILAN – Gelaran Serie A pekan ini menyuguhkan salah satu pertandingan paling emosional dalam sejarah rivalitas antara Inter Milan dan Juventus. Bertempat di Stadion San Siro, laga yang bertajuk Derby d’Italia ini berakhir dengan kemenangan tipis namun krusial bagi tuan rumah Inter Milan dengan skor akhir 3-2. Pertandingan ini tidak hanya menyajikan adu taktik yang cerdas, tetapi juga diwarnai oleh gol bunuh diri, kejar-mengejar skor, hingga kartu merah yang mengubah arah permainan.
Babak Pertama: Nasib Sial dan Penebusan Andrea Cambiaso
Sejak peluit pertama dibunyikan, intensitas tinggi langsung terasa. Inter Milan yang tampil di hadapan pendukung fanatiknya mencoba mengambil inisiatif serangan. Tekanan demi tekanan yang dilancarkan Nerazzurri membuahkan hasil pada menit ke-17, namun melalui skenario yang tidak terduga. Bek Juventus, Andrea Cambiaso, justru melakukan kesalahan fatal dengan mencetak gol ke gawangnya sendiri (GBD) saat mencoba mengalau umpan silang, membuat Inter unggul 1-0.
Namun, mentalitas Juventus sebagai tim besar tidak goyah. Hanya berselang sembilan menit, Cambiaso membayar tuntas kesalahannya. Pada menit ke-26, ia berhasil menyambar peluang untuk merobek gawang Inter dan menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Laga pun kembali ke titik nol dengan tensi yang semakin memanas.
Menjelang akhir babak pertama, malapetaka bagi tim tamu kembali datang. Pierre Kalulu harus mandi lebih cepat setelah menerima kartu merah pada menit ke-42. Kehilangan satu pemain di jantung pertahanan membuat Juventus harus memutar otak untuk bertahan dari gempuran Inter di sisa waktu pertandingan.
Babak Kedua: Kejar-mengejar Skor Hingga Menit Akhir
Memasuki paruh kedua, Inter Milan yang unggul jumlah pemain mencoba mengeksploitasi lebar lapangan. Juventus yang bermain dengan 10 orang dipaksa bermain lebih dalam. Kerja keras Inter akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-76 melalui kaki Francesco Pio Esposito yang berhasil mengubah skor menjadi 2-1.
Meski compang-camping, Juventus menunjukkan daya juang luar biasa. Melalui sebuah skema serangan balik cepat pada menit ke-83, Manuel Locatelli sukses melepaskan tembakan akurat yang menggetarkan jala gawang Inter, mengubah skor kembali imbang menjadi 2-2. Gol ini sempat membungkam publik San Siro yang mengira kemenangan sudah di depan mata.
Baca Juga
Inter Milan Vs Juventus: Derby d’Italia: Pertempuran Harga Diri di Panggung Serie A
Zieliński Sang Penentu Kemenangan
Saat laga tampak akan berakhir dengan skor imbang, drama sesungguhnya terjadi tepat di menit ke-90. Piotr Zieliński muncul sebagai pahlawan kemenangan Inter Milan. Memanfaatkan kemelut di depan gawang, ia melepaskan sepakan yang tak mampu dibendung oleh kiper Juventus. Gol tersebut memastikan Inter menutup laga dengan kemenangan dramatis 3-2.
Analisis Statistik dan Implikasi Klasemen
| Kategori | Inter Milan | Juventus |
| Skor Akhir | 3 | 2 |
| Pencetak Gol | Esposito (76′), Zieliński (90′) | Cambiaso (26′), Locatelli (83′) |
| Gol Bunuh Diri | – | Cambiaso (17′) |
| Kartu Merah | – | Pierre Kalulu (42′) |
Kemenangan ini memiliki arti yang sangat besar bagi Inter Milan. Selain mempermalukan rival abadi mereka, tiga poin tambahan ini membuat mereka semakin kokoh di papan atas klasemen Serie A. Di sisi lain, kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Juventus, terutama dengan kartu merah Kalulu yang akan berdampak pada ketersediaan pemain di laga-laga berikutnya.
Laga Derby d’Italia kali ini sekali lagi membuktikan bahwa statistik di atas kertas tidak bisa meredam gairah di lapangan hijau. Drama hingga menit ke-90 ini akan menjadi salah satu laga yang paling banyak dibicarakan oleh para pengamat sepak bola sepanjang musim 2026.