NAPLES – Stadion Diego Armando Maradona kembali menjadi saksi bisu betapa panas dan tak terprediksinya kompetisi kasta tertinggi Italia, Serie A. Dalam laga bertajuk Derby del Sole yang berlangsung hari ini, tuan rumah Napoli harus puas berbagi angka dengan tamunya, AS Roma, setelah bermain imbang dengan skor akhir 2-2. Pertandingan ini menyajikan segala elemen yang diinginkan oleh para pemuja sepak bola: gol cepat, drama penalti, hingga aksi penyelamatan dramatis di menit-menit akhir.
Babak Pertama: Kejutaan Tim Tamu dan Respons Partenopei
Sejak peluit pertama dibunyikan, intensitas tinggi langsung diperagakan oleh kedua tim. Napoli yang tampil di hadapan pendukung fanatiknya mencoba mengambil inisiatif serangan. Namun, keasyikan menyerang justru menjadi bumerang bagi skuad asuhan Antonio Conte (atau pelatih yang menjabat saat itu).
Melalui sebuah skema serangan balik yang sangat rapi dan cepat, AS Roma berhasil mengejutkan publik Naples saat laga baru berjalan tujuh menit. Donyell Malen menunjukkan kelasnya sebagai penyerang tajam dengan penyelesaian akhir yang tenang untuk menaklukkan kiper Napoli, membawa tim Serigala Ibu Kota unggul 0-1.
Tertinggal satu gol secara dini tidak membuat mental para pemain Napoli runtuh. Mereka terus mengurung pertahanan Roma yang dikomandoi oleh lini belakang yang disiplin. Gelombang serangan Napoli akhirnya membuahkan hasil menjelang akhir babak pertama. Pada menit ke-40, bek sayap andalan mereka, Leonardo Spinazzola, muncul sebagai pahlawan dengan melepaskan tembakan yang tak mampu dibendung kiper lawan. Gol penyama kedudukan ini sekaligus menutup paruh pertama dengan skor imbang 1-1, menjanjikan babak kedua yang jauh lebih terbuka.
Baca Juga
Drama San Siro: Inter Milan Bungkam Juventus dalam Duel Lima Gol
Babak Kedua: Drama Penalti dan Penyelamatan Poin
Memasuki babak kedua, tempo pertandingan tidak menurun sedikit pun. Roma yang bermain lebih pragmatis justru kembali mendapatkan momentum emas. Melalui sebuah insiden di kotak terlarang, wasit menunjuk titik putih untuk keunggulan tim tamu. Donyell Malen kembali maju sebagai eksekutor dan dengan dingin menceploskan bola pada menit ke-71 melalui titik penalti, mencatatkan brace dan membawa Roma memimpin kembali 1-2.
Stadion kembali mencekam. Napoli yang tidak ingin kehilangan muka di kandang sendiri melakukan serangkaian pergantian taktis untuk meningkatkan daya gedor. Harapan publik tuan rumah akhirnya membuncah pada menit ke-82. Alisson Santos (pemain muda potensial atau nama baru di skuad) berhasil memanfaatkan kemelut di depan gawang untuk mengubah skor menjadi 2-2.
Gol tersebut memicu adrenalin di sepuluh menit terakhir. Napoli terus menggempur habis-habisan, namun kedisiplinan barisan pertahanan AS Roma di bawah asuhan pelatih mereka memastikan tidak ada gol tambahan yang tercipta hingga peluit panjang berbunyi.
Analisis Statistik dan Implikasi Klasemen
Pertandingan ini mencerminkan keseimbangan kekuatan antara dua raksasa Italia tersebut. Berikut adalah ringkasan data pertandingan:
| Kategori | Napoli | AS Roma |
| Skor Akhir | 2 | 2 |
| Pencetak Gol | Spinazzola (40′), Santos (82′) | Malen (7′, 71′-P) |
| Status Laga | Selesai (Full-time) | Selesai (Full-time) |
Secara statistik, Napoli memang lebih dominan dalam penguasaan bola dan jumlah tembakan. Namun, efektivitas AS Roma dalam memaksimalkan peluang, terutama melalui ketajaman Donyell Malen, terbukti menjadi pembeda. Hasil imbang ini membuat posisi kedua tim di papan atas klasemen Serie A tetap ketat, dengan masing-masing tim menambah satu poin penting dalam perburuan tiket kompetisi Eropa musim depan.
Kesimpulan: Duel yang Memuaskan Dahaga Pecinta Bola
Bagi para penonton netral, skor 2-2 adalah hasil yang sangat adil sekaligus menghibur. Napoli menunjukkan karakter “pantang menyerah” yang luar biasa untuk bangkit dari posisi tertinggal sebanyak dua kali. Di sisi lain, Roma membuktikan bahwa mereka memiliki organisasi permainan yang sangat solid dan mampu menghukum lawan melalui efisiensi tinggi.
Derby del Sole kali ini sekali lagi membuktikan bahwa rivalitas antara Utara dan Selatan Italia selalu menjanjikan tensi yang tinggi. Napoli akan mengambil banyak pelajaran dari celah di lini pertahanan mereka, sementara Roma akan pulang ke ibu kota dengan kepala tegak meskipun gagal mempertahankan keunggulan di menit-menit akhir.