Pekan ke-27 Liga Inggris 2025/2026 akan menyajikan salah satu rivalitas paling panas di dunia sepak bola: Derby London Utara. Pada Minggu, 22 Februari 2026, Stadion Tottenham Hotspur akan menjadi saksi bisu pertarungan antara tuan rumah Tottenham Hotspur melawan pemuncak klasemen sementara, Arsenal.
Laga yang dijadwalkan kick-off pukul 22.00 WIB ini bukan sekadar perebutan tiga poin, melainkan pertaruhan harga diri di tengah situasi kontras yang dialami kedua raksasa London tersebut.
Tottenham di Titik Nadir: Era Baru Bersama Igor Tudor
Tuan rumah memasuki laga ini dengan kondisi yang sangat memprihatinkan. Setelah memecat Thomas Frank pada awal Februari akibat rentetan hasil buruk, manajemen The Lilywhites resmi menunjuk pelatih asal Kroasia, Igor Tudor, sebagai pelatih interim hingga akhir musim.
Tudor, yang dikenal dengan gaya kepemimpinan tegas dan taktik agresif, langsung dihadapkan pada “ujian baptis” yang sangat berat. Tottenham saat ini terpuruk di peringkat ke-16 klasemen, hanya terpaut lima poin dari zona degradasi. Kehadiran Tudor diharapkan mampu memberikan efek kejut instan untuk menjauhkan Spurs dari jurang degradasi.
Namun, tantangan Tudor tidak berhenti pada masalah mentalitas. Ia mewarisi skuad yang sedang dihantam badai cedera luar biasa. Tercatat ada sekitar 10 pemain utama yang harus menepi, termasuk bintang-bintang seperti James Maddison, Dejan Kulusevski, dan Dominic Solanke. Belum lagi absennya sang kapten, Cristian Romero, hingga Maret mendatang akibat faktor indisipliner.
Baca Juga
Bodø/Glimt Vs Inter Milan: Bodø/Glimt Hancurkan Raksasa Italia
Arsenal: Menjaga Takhta di Tengah Kelelahan
Di sisi lain, Arsenal datang sebagai favorit sekaligus pemuncak klasemen dengan koleksi 58 poin. Namun, posisi pasukan Mikel Arteta tidak sepenuhnya aman. Hasil imbang melawan Wolves di laga sebelumnya membuat jarak dengan pengejar terdekat, seperti Manchester City, kian menipis.
Arteta kini tengah dipusingkan dengan daftar cedera yang mulai bertambah di saat krusial musim ini. Pemain kunci seperti Gabriel Magalhaes dan Kai Havertz dilaporkan mengalami masalah kebugaran yang bisa membuat mereka absen dalam laga derby ini. Sang manajer menekankan pentingnya standar tinggi jika ingin tetap berada di jalur juara.
“Kami harus menyalahkan diri sendiri atas hasil sebelumnya. Di liga ini, Anda tidak bisa menang jika tidak menunjukkan standar yang dibutuhkan,” tegas Arteta menjelang laga krusial ini.
Statistik dan Prediksi Pertandingan
Melihat catatan pertemuan terakhir, Arsenal memiliki keunggulan psikologis yang signifikan. Pada pertemuan pertama musim ini di bulan November 2025, The Gunners berhasil menghancurkan Tottenham dengan skor telak 4-1. Bahkan, secara historis, Arsenal mendominasi dengan 76 kemenangan berbanding 57 milik Tottenham dalam 185 pertemuan kompetitif.
Berikut adalah ringkasan fakta jelang pertandingan:
| Komponen | Tottenham Hotspur | Arsenal |
| Posisi Klasemen | 16 (Papan Bawah) | 1 (Pemuncak) |
| Manajer | Igor Tudor (Interim) | Mikel Arteta |
| Pemain Absen | 10+ (Termasuk Maddison, Romero) | Gabriel, Kai Havertz (Diragukan) |
| Hasil Terakhir | Seri 2-2 vs Brentford | Seri vs Wolves |
Meskipun di atas kertas Arsenal jauh diunggulkan, derby London Utara selalu memiliki elemen kejutan. Debut Igor Tudor bisa menjadi faktor pembeda bagi para pemain Spurs untuk membuktikan diri. Namun, dengan badai cedera yang menimpa tim tuan rumah, mayoritas pengamat memprediksi Arsenal tetap akan membawa pulang poin penuh dengan margin skor tipis, sekitar 1-0 atau 2-0.