napoli vs ac milan

NAPOLI – Sebuah drama tersaji di jantung kota Naples saat Napoli menjamu AC Milan dalam laga lanjutan Serie A musim 2025/2026. Dalam pertandingan yang penuh dengan tensi tinggi dan adu taktik antara Antonio Conte dan Massimiliano Allegri, Napoli berhasil keluar sebagai pemenang dengan skor tipis 1-0. Hasil ini tidak hanya mengamankan tiga poin bagi tuan rumah, tetapi juga secara resmi menggeser AC Milan dari posisi kedua klasemen sementara.

Jalannya Pertandingan: Taktik yang Rapat

Sejak peluit babak pertama dibunyikan, kedua tim menunjukkan rasa hormat yang besar satu sama lain dengan bermain sangat hati-hati. AC Milan, yang datang dengan ambisi mempertahankan posisi runner-up, mencoba mengambil inisiatif serangan lebih dulu. Pada menit ke-13, Milan nyaris membungkam publik tuan rumah. Bek jangkung Strahinja Pavlovic berhasil menyambar umpan silang Davide Bartesaghi melalui sundulan tajam. Beruntung bagi Napoli, bola masih melenceng tipis di sisi gawang yang dijaga Vanja Milinkovic-Savic.

Napoli tak tinggal diam. Tiga menit kemudian, Leonardo Spinazzola melepaskan tembakan melengkung dari luar kotak penalti yang memaksa Mike Maignan melakukan penyelamatan akrobatik. Sepanjang babak pertama, lini tengah yang diisi oleh nama-nama besar seperti Kevin De Bruyne di sisi Napoli dan Luka Modric di sisi Milan saling beradu kreatifitas, namun rapatnya pertahanan kedua tim membuat skor kacamata bertahan hingga turun minum.

Politano: Sang Super-Sub Pembeda

Memasuki babak kedua, Antonio Conte melakukan perubahan taktis yang terbukti jenius. Melihat kebuntuan di lini depan yang dipimpin Giovane Nascimento, Conte memasukkan Matteo Politano pada menit ke-74 menggantikan Spinazzola untuk menambah daya gedor dari sisi sayap.

Keputusan ini membuahkan hasil instan. Pada menit ke-79, sebuah serangan balik cepat yang diprakarsai oleh Frank Anguissa dikirimkan kepada Mathias Olivera di sisi kiri. Olivera kemudian mengirimkan umpan silang mendatar yang sangat presisi ke dalam kotak penalti. Politano, yang berada di posisi yang tepat, melepaskan tembakan kaki kiri keras ke arah tiang dekat. Mike Maignan sempat mencoba menjangkau bola, namun derasnya laju bola membuat si kulit bundar bersarang di pojok gawang. Skor berubah 1-0 untuk keunggulan Partenopei.

Stadion Diego Armando Maradona langsung bergemuruh. Gol tersebut menjadi gol krusial bagi Politano yang musim ini sering memulai laga dari bangku cadangan.

Baca Juga

Nerazzurri Mengamuk: Inter Milan Hancurkan AS Roma 5-2 di San Siro

Perlawanan Akhir Rossoneri

Tertinggal satu gol, AC Milan mencoba segala cara untuk menyamakan kedudukan. Massimiliano Allegri memasukkan Rafael Leao dan Santiago Gimenez di sepuluh menit terakhir untuk menambah tekanan. Milan sempat mendapatkan peluang emas melalui kemelut di depan gawang, namun kesigapan Alessandro Buongiorno dalam memimpin barisan pertahanan Napoli membuat setiap upaya tim tamu kandas. Hingga tambahan waktu enam menit berakhir, skor 1-0 tetap tidak berubah.

Napoli 2-0 AC Milan, Supercoppa Italiana 2025/2026: the match report | AC  Milan


Analisis Klasemen: Napoli Naik ke Peringkat Dua

Kemenangan ini memberikan dampak signifikan pada tabel klasemen Serie A. Napoli kini mengoleksi 65 poin dari 31 pertandingan, unggul dua angka atas AC Milan yang harus turun ke peringkat ketiga dengan 63 poin.

Meskipun berhasil menyalip Milan, tantangan berat masih menanti Napoli. Mereka saat ini masih terpaut tujuh angka dari sang pemuncak klasemen, Inter Milan, yang di pekan yang sama menghancurkan AS Roma dengan skor telak 5-2. Dengan sisa tujuh pertandingan lagi, harapan untuk mengejar Scudetto tetap terbuka, namun Napoli tidak boleh terpeleset sedikit pun.

Pos Klub Main Poin
1 Inter Milan 31 72
2 SSC Napoli 31 65
3 AC Milan 31 63
4 Como 31 58

Komentar Pasca Pertandingan

Dalam sesi konferensi pers, Antonio Conte memuji mentalitas anak asuhnya. “Ini adalah kemenangan karakter. Melawan tim sekelas Milan, Anda harus sabar dan menunggu momen yang tepat. Politano masuk dan memberikan energi yang kami butuhkan,” ujar mantan pelatih timnas Italia tersebut.

Di sisi lain, Massimiliano Allegri tampak kecewa namun tetap optimis. “Kami bermain baik, namun detail kecil menentukan hasil akhir. Kami kehilangan konsentrasi selama satu menit dan itu harus dibayar mahal. Perburuan tempat di Liga Champions dan posisi atas masih sangat panjang,” tuturnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *