Bayern Munich

Munich – Sepak bola selalu punya cara untuk mengingatkan kita bahwa angka di atas kertas hanyalah sekadar statistik. Pada Sabtu malam (24/1/2026), publik Allianz Arena menjadi saksi bisu runtuhnya rekor tak terkalahkan sang raksasa Jerman. Dalam tajuk Derby Bavaria pekan ke-19 Bundesliga, Bayern Munich secara mengejutkan harus mengakui keunggulan tim papan bawah, FC Augsburg, dengan skor tipis 1-2.

Kekalahan ini bukan sekadar kehilangan tiga poin biasa. Bagi pasukan Vincent Kompany, ini adalah kekalahan perdana mereka di Bundesliga musim 2025/2026—sebuah “noda” pertama setelah hampir setengah musim tampil dominan. Sebaliknya, bagi Augsburg, kemenangan ini adalah sejarah yang akan diceritakan selama bertahun-tahun di jalanan kota Fuggerstadt.

Babak Pertama: Dominasi yang Berakhir Buntu

Sejak peluit pertama dibunyikan, Bayern sebenarnya menunjukkan otoritas mereka sebagai pemuncak klasemen. Die Roten memegang kendali penuh atas penguasaan bola, memaksa Augsburg bertahan jauh di dalam area penalti mereka sendiri.

Terobosan akhirnya datang di menit ke-23. Berawal dari skema bola mati yang dieksekusi dengan sempurna oleh Michael Olise, bek asal Jepang Hiroki Ito meloncat paling tinggi. Tandukan kerasnya menghujam pojok gawang tanpa mampu dijangkau oleh kiper Augsburg, Finn Dahmen. Allianz Arena pun bergemuruh; semua orang mengira ini akan menjadi malam pembantaian rutin bagi tim tamu.

Bayern nyaris menggandakan keunggulan hanya tiga menit berselang. Luis Diaz melepaskan tembakan melengkung yang memaksa Dahmen melakukan penyelamatan akrobatik. Begitu pula dengan upaya Aleksandar Pavlovic dari jarak jauh dan insting predator Harry Kane di penghujung babak pertama. Namun, Finn Dahmen seolah berubah menjadi dinding beton. Ia menepis segala sesuatu yang mengarah kepadanya, menjaga defisit skor tetap satu angka.

Menariknya, sebuah sinyal bahaya bagi Bayern sebenarnya sudah muncul tepat sebelum turun minum. Robin Fellhauer hampir menyamakan kedudukan melalui serangan balik cepat, namun bola masih membentur tiang gawang Jonas Urbig. Skor 1-0 bertahan hingga jeda, namun benih-benih petaka mulai tertanam.

Bayern Munich vs Augsburg prediction and betting tips 24 January 2026 | Dailysports experts

Babak Kedua: Titik Balik Sang Underdog

Memasuki paruh kedua, pelatih Augsburg, Jess Thorup, tampak melakukan perubahan taktis yang berani. Mereka tidak lagi hanya menunggu di belakang, melainkan mulai berani melakukan pressing tinggi. Alexis Claude-Maurice mulai meneror sisi kiri pertahanan Bayern, memaksa Jonas Urbig—kiper muda yang menggantikan posisi Manuel Neuer—untuk bekerja ekstra keras.

Harry Kane, yang memburu sepatu emas musim ini, sempat mendapatkan peluang emas di menit ke-71. Namun, malam itu memang bukan milik sang kapten Inggris. Finn Dahmen kembali memenangkan duel satu lawan satu yang membuat Kane tampak frustrasi di atas lapangan.

Kegagalan Bayern memanfaatkan peluang akhirnya harus dibayar mahal. Di menit ke-75, melalui skenario yang hampir serupa dengan gol pertama Bayern, Augsburg menyamakan kedudukan. Arthur Chaves menyambut umpan sepak pojok Mert Komur dengan tandukan tajam yang mengoyak gawang Urbig. Skor 1-1, dan momentum beralih sepenuhnya ke tangan tim tamu.

Enam Menit yang Menghancurkan

Hanya butuh enam menit bagi Augsburg untuk melengkapi “perampokan” mereka di Munich. Di menit ke-81, sebuah transisi serangan balik yang sangat rapi dibangun dari sisi kiri. Dimitrios Giannoulis melepaskan umpan silang mendatar yang membelah jantung pertahanan Bayern. Han-Noah Massengo yang muncul dari lini kedua melepaskan tembakan presisi ke tengah gawang. Urbig sudah mati langkah, dan papan skor berubah menjadi 1-2.

Bayern yang panik mencoba memasukkan semua opsi penyerang mereka. Di menit-menit krusial injury time, Michael Olise hampir saja menyelamatkan muka Bayern lewat tendangan kerasnya. Namun, dewi fortuna sedang tidak berpihak pada tuan rumah; bola hanya membentur tiang gawang dan memantul keluar. Peluit panjang pun ditiup, menandai berakhirnya rekor unbeaten Bayern Munich.

Baca Juga

Liverpool Tampil Perkasa di Markas Marseille, Amankan Kemenangan Telak 3-0 dalam Lanjutan Liga Champions

Analisis Pasca Pertandingan: Masih Kokoh di Puncak?

Meskipun menelan kekalahan pahit, posisi Bayern Munich di puncak klasemen sementara masih relatif aman. Mereka tetap bertengger di posisi pertama dengan koleksi 50 poin. Namun, kekalahan ini memberikan sinyal peringatan bahwa persaingan menuju gelar juara masih sangat dinamis, terutama dengan tekanan dari rival-rival di bawah mereka yang siap memanfaatkan setiap momentum keterpurukan.

Di sisi lain, kemenangan ini menjadi suntikan moral yang luar biasa bagi Augsburg. Tambahan tiga poin membawa mereka merangkak naik ke urutan ke-13 dengan 19 poin, menjauhkan diri dari zona degradasi dan membuktikan bahwa di Bundesliga, siapa pun bisa mengalahkan siapa pun.

Statistik Pertandingan:

  • Skor: Bayern Munich 1 – 2 Augsburg

  • Pencetak Gol: Hiroki Ito (23′) | Arthur Chaves (75′), Han-Noah Massengo (81′)

  • Penguasaan Bola: Bayern 68% – 32% Augsburg

  • Total Tembakan: Bayern 21 – 8 Augsburg

Kekalahan perdana ini tentu akan menjadi bahan evaluasi besar bagi Vincent Kompany menjelang jadwal padat di kompetisi Eropa. Apakah ini hanya sekadar “kecelakaan” kecil atau awal dari penurunan performa? Hanya waktu yang akan menjawab

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *