Berkat gol dramatis di penghujung laga, Arsenal berhasil melaju ke babak final Piala Liga Inggris (Carabao Cup) 2025/2026 setelah menumbangkan Chelsea dengan skor tipis 1-0 pada laga leg kedua semifinal. Bertanding di hadapan publik sendiri di Stadion Emirates pada Rabu (4/2/2026) dini hari WIB, tim asuhan Mikel Arteta memastikan keunggulan agregat menjadi 4-2 atas sang rival sekota.
Babak Pertama: Duel Alot di Bawah Guyuran Hujan
Pertandingan dimulai dengan tempo yang cukup lambat dan penuh kewaspadaan dari kedua tim. Arsenal yang sudah memiliki modal kemenangan 3-2 pada leg pertama di Stamford Bridge tampak bermain lebih sabar. Di sisi lain, Chelsea di bawah arahan pelatih Liam Rosenior mencoba mengejutkan dengan skema tiga bek dan strategi tekanan tinggi (high press) sejak awal laga.
Peluang emas pertama didapatkan oleh tuan rumah melalui sepakan keras Piero Hincapie pada menit ke-18. Bek asal Ekuador tersebut melepaskan tembakan melengkung yang memaksa kiper Chelsea, Robert Sanchez, melakukan penyelamatan gemilang untuk menjaga gawangnya tetap aman.

Chelsea pun tidak tinggal diam. Memanfaatkan kesalahan kontrol bola William Saliba di area penalti, penyerang Liam Delap mendapatkan ruang tembak, namun usahanya masih melenceng jauh dari sasaran. Jelang turun minum, Enzo Fernandez hampir saja memecah kebuntuan melalui tembakan dari luar kotak penalti, tetapi bola masih bisa diamankan dengan mudah oleh Kepa Arrizabalaga yang dipercaya menjaga gawang Arsenal. Skor kacamata 0-0 pun menutup babak pertama.
Baca Juga
Benjamin Sesko Jadi Pahlawan Kemenangan Manchester United Atas Fulham
Babak Kedua: Tekanan Balasan dan Pergantian Strategi
Memasuki paruh kedua, intensitas permainan mulai meningkat. Chelsea yang membutuhkan gol untuk menyamakan agregat mulai tampil lebih berani menyerang. Pelatih Liam Rosenior memutuskan untuk memasukkan Cole Palmer dan talenta muda Brasil, Estevao, pada menit ke-60 guna menambah daya gedor lini depan.
Masuknya Palmer sempat membuat pertahanan Arsenal kewalahan. Beberapa upaya dari Marc Cucurella dan Estevao hampir saja membahayakan gawang Kepa. Arsenal sendiri harus kehilangan ritme setelah absennya kapten Martin Odegaard akibat cedera otot dan Bukayo Saka yang mengalami masalah pada pinggul.
Meski Chelsea mendominasi penguasaan bola, pertahanan yang dipimpin oleh William Saliba dan Gabriel Magalhaes tetap tampil solid dan disiplin. Frustrasi mulai tampak di kubu tim tamu setelah beberapa peluang dari sepak pojok dan tendangan bebas gagal dikonversi menjadi gol.
Momen Dramatis: Gol Kai Havertz di Menit Akhir
Saat pertandingan tampak akan berakhir imbang tanpa gol, drama terjadi di masa injury time. Pada menit ke-90+7, Chelsea yang sedang asyik menyerang total justru terkena serangan balik cepat dari lini belakang Arsenal.
Gelandang Declan Rice mengirimkan umpan terobosan akurat kepada Kai Havertz yang masuk sebagai pemain pengganti. Penyerang asal Jerman itu menunjukkan ketenangannya dengan melewati kiper Robert Sanchez sebelum menceploskan bola ke gawang yang sudah kosong. Gol ini pun memastikan kemenangan 1-0 bagi Arsenal sekaligus menyegel kemenangan agregat 4-2.
Reaksi Pelatih dan Penantian Delapan Tahun
Keberhasilan ini menjadi momen emosional bagi Mikel Arteta. Ini adalah kali pertama Arsenal melaju ke final Piala Liga sejak musim 2017/2018. Arteta menyebut atmosfer Stadion Emirates sangat spesial dan kemenangan ini adalah “vitamin” terbaik bagi mentalitas timnya.
“Kami sudah menunggu beberapa tahun untuk mencapai posisi ini dan kami pasti akan menikmatinya. Anda bisa melihat kegembiraan dan energi positif yang ada di klub ini,” ujar Arteta seusai laga.
Statistik dan Jadwal Final
-
Skor Akhir: Arsenal 1 – 0 Chelsea (Agregat 4 – 2)
-
Pencetak Gol: Kai Havertz (90+7′)
-
Kehadiran Penonton: Stadion Emirates penuh sesak
Arsenal kini tinggal menunggu calon lawannya di partai puncak yang akan diperebutkan antara Manchester City dan Newcastle United. Manchester City saat ini unggul agregat 2-0 dan akan memainkan leg kedua pada Kamis (5/2/2026) dini hari WIB. Babak final Piala Liga Inggris 2025/2026 dijadwalkan akan berlangsung di Stadion Wembley pada 22 Maret 2026 mendatang.
Bagi Arsenal, ini adalah kesempatan besar untuk mengakhiri puasa gelar Piala Liga yang terakhir kali mereka raih pada musim 1992/1993.