Pertandingan pekan ke-29 Serie A musim 2025/2026 yang berlangsung di Stadion Olimpico pada Senin dini hari, 16 Maret 2026, menghadirkan kejutan besar. Tuan rumah Lazio berhasil menumbangkan raksasa Milan, AC Milan, dengan skor tipis 1-0. Gol tunggal yang dicetak oleh penyerang sayap asal Denmark, Gustav Isaksen, pada menit ke-26 menjadi pembeda dalam laga yang sarat gengsi ini.
Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi anak asuh Massimiliano Allegri (manajer Milan di musim 2026) yang sedang berupaya keras memangkas jarak poin dengan pemuncak klasemen, Inter Milan. Sebaliknya, bagi Lazio, kemenangan ini memperpanjang catatan positif mereka di kandang sekaligus menjaga peluang untuk merangkak naik ke zona kompetisi Eropa.
Baca Juga
Prediksi dan Analisis Mendalam: Liverpool vs Tottenham Hotspur, Duel Penentuan di Anfield
Kronologi Pertandingan: Dominasi Milan yang Kandas
Sejak peluit pertama dibunyikan oleh wasit Marco Guida, AC Milan sebenarnya tampil sangat dominan. Mengusung formasi 3-5-2, Rossoneri menguasai aliran bola hingga mencapai 60% penguasaan. Peluang emas pertama Milan datang pada menit ke-23 melalui sundulan Pervis Estupiñán setelah menerima umpan silang Alexis Saelemaekers, namun bola masih melenceng tipis dari gawang Lazio yang dikawal kiper muda Edoardo Motta.
Keasyikan menyerang justru membuat pertahanan Milan lengah. Melalui skema serangan balik yang rapi, Lazio berhasil mencuri gol. Adam Marusic melepaskan umpan panjang akurat ke sisi kanan yang gagal diantisipasi dengan baik oleh lini pertahanan Milan. Gustav Isaksen yang menerima bola melakukan tusukan ke kotak penalti dan melepaskan tembakan kaki kiri dari sudut sempit yang melewati Mike Maignan. Skor 1-0 untuk keunggulan I Biancocelesti pada menit ke-26.
Setelah gol tersebut, Lazio hampir menggandakan keunggulan lewat Kenneth Taylor, tetapi tendangannya membentur mistar gawang. Hingga turun minum, skor 1-0 tetap bertahan.

Babak Kedua: Tembok Kokoh Lazio dan Intervensi VAR
Memasuki babak kedua, Milan meningkatkan intensitas serangan. Christian Pulisic sempat mengancam lewat tendangan dari luar kotak penalti, namun Edoardo Motta tampil gemilang dengan melakukan penyelamatan terbang. Milan bahkan sempat bersorak ketika pemain muda Athekame berhasil menjebol gawang Lazio, namun gol tersebut dianulir oleh wasit setelah peninjauan VAR menunjukkan adanya handball dalam proses terciptanya gol.
Di menit-menit akhir, AC Milan memasukkan tenaga baru seperti Christopher Nkunku dan Niclas Füllkrug untuk menambah daya gedor. Namun, koordinasi apik antara Mario Gila dan Oliver Provstgaard di jantung pertahanan Lazio membuat setiap serangan Milan mentah. Peluang terakhir dari Ardon Jashari di masa injury time juga masih melebar. Hingga peluit panjang berakhir, Lazio sukses mempertahankan kemenangan 1-0 mereka.
Analisis Statistik dan Dampak Klasemen
Secara statistik, Milan melepaskan total 17 tembakan, namun hanya 2 yang tepat sasaran. Ketidakefektifan lini depan menjadi masalah utama bagi Milan dalam laga ini. Sementara Lazio tampil sangat klinis dengan memaksimalkan peluang transisi cepat mereka.
| Statistik Pertandingan | Lazio | AC Milan |
| Skor Akhir | 1 | 0 |
| Penguasaan Bola | 40% | 60% |
| Total Tembakan | 7 | 17 |
| Tembakan Tepat Sasaran | 2 | 2 |
| Pelanggaran | 12 | 10 |
Implikasi Hasil Pertandingan:
-
AC Milan Gagal Pangkas Jarak: Kekalahan ini membuat Milan tetap tertahan di posisi kedua dengan 60 poin, gagal memanfaatkan momentum setelah Inter Milan juga sempat ditahan imbang oleh Atalanta sebelumnya.
-
Lazio Naik Peringkat: Dengan tambahan 3 poin, Lazio kini mengumpulkan 40 poin dan mulai mengancam posisi tim-tim di papan tengah atas untuk memperebutkan tiket ke Liga Konferensi atau Liga Europa.
-
Konsistensi Gustav Isaksen: Isaksen kembali membuktikan dirinya sebagai pemain kunci di bawah asuhan pelatih Lazio saat ini, dengan pergerakan eksplosifnya yang sering merepotkan bek lawan.
Kemenangan ini memberikan kepercayaan diri tinggi bagi Lazio sebelum melakoni laga tandang pekan depan, sementara bagi AC Milan, hasil ini merupakan peringatan serius bagi perburuan gelar Scudetto musim ini.